Google+ Followers

Jumat, 04 April 2014

ngawuuur

5 maret, whooops! Nulis bulan aja ampe salah… pagi-pagi udah error aja, hellooo sekarang kan 5 april. Huhh, gara2 sms si rese nih, darah tinggi kali ya dia ntu… abis kerjaannya marah-maraah muluk! Gak dibales sms aja, langsung dah tu taring singa nya keluar. Gak diangkat teleponnya bentar aja langsung dah tu bahasa kebon binatang pada keluar. Kalo gini caranya, yang ada si aku tambah males kelees bales sms resenya juga. Coba pikir dengan kepala dingin bentar aja napa, mana ada siih cewe yang mau perhatian sama orang darting? Kalo kamunya yang gak sensian, tanpa disuruh juga aku pasti perhatiin kamu sayaaang!!
Well, aku matiin aja hpnya sekalian, terus bobo cantik deh. Bodo amat ah dia ngomel2 ini itu disana, orang jauh ini :p
Ayam jago tetangga bangunin tidur aku, langsung nyalain hp
4 new messages
Oh tuhaaaan, dia ngajakin aku berantem nih… nyari2 masalah aja tu si rese. Kalo aku omongin langsung sama dia, paasti dia jawab “eh, santi nu nyari-nyari masalah teh, lain aa!”. Dia malah ngebalikin fakta, lama2 aku bisa sutris deh.
Nilai aja ya sama kamu, siapa yang salah coba? Aku atau dia? Masalahnya ituu bermula dari siang kemaren. Dia tu sms aku, padahal kan aku lagi ngajar siang2 ituu, dia juga kan harusnya ngerti dan gak usah tanya2 lagi kalo aku gak bales sms jam segituuu. Sorenya, aku keasyikan nonton tv sama ade2 aku, masak, makan bareng, aku jadi lupa deh bales sms dia… inget2 pas isya, aku baru bales sms dia. Aku bales deh, baik2in dia dengan kata2 halus. Bukannya malah balik halus, dia malah ngerasa wadah tuang emosinya udah ada. Di tumpahin semua deh emosinya tu sama aku. Bukan masalah telat bales sms aja, sekarang masalahnya jadi bertambah jadi soal facebook. Untuk kesekian kalinya dia nuduh-nuduh aku selingkuh lagi di facebook, nuduh2 aku pake account ade2 aku segala lagi, padahal aku kan gak pernah ganggu2 privacy ade2 aku, punya ade aku ya punya ade aku, punyanya aku ya punya aku. Lagian seminggu kebelakang ini aku gak pernah buka-buka facebook lagi. Males bukanya juga, nulis status dikit, ada temen komentar langsung deh tu rese ikutan komentar “uhmmmm”, terus like status aku, terus like tiap komentar yang ngomentarin status aku, mau statusnya apa, masalahnya apa, temanya apa, komentarnya cuma “uhmmmm”. Hiiiiiiiih pengennya aku, dia itu komentar yang bener lah, yang nyambung atuh. Kadang2 bikin aku ketawa sambil geleng2 kepala deh kaloo sikap kamu udah kayak gini.
Ada temen yang tag foto aja dipermasalahkan, yang tag nya juga cewe!! Sebelum foto itu di posting di facebook, aku kan udah cerita duluan sama kamu kalo aku maen sama temen aku di ciha**s.
Gimana aku mau nurutin permintaan request engaged kamu di facebook coba? Sikap kamunya aja malu-maluin gitu! Aku malu sama temen2 aku, tiap temen komentar status aku, langsung deh kamu inboxin yang gak ngenakin hati. Aku malu… maluuu rese! Aku maunya hubungan kita ini dibawa nyaman, nyaman di aku, nyaman di kamunya jugaa. Menurut aku, kamu tu terlalu rariweuh, gampang naik darah. Padahal, semua temen2 aku juga udah pada tau koq, kamu itu sayangnya aku, aku itu sayangnya kamu. Itu cukup. Tak ada yang perlu dipermasalahkan lagi.

AKU SAYANG KAMU. MAAFIN AKU.

Kamis, 16 Januari 2014

all about strategi belajar mengajar


INSTITUT AGAMA ISLAM CIPASUNG
SINGAPARNA TASIKMALAYA
Alamat : Kampus Pendidikan Pondok Pesantren Cipasung PO BOX 3 tlp (0265) 544003 Fax. 544367 Singaparna Tasikmalaya 46417 e-mails: info@iaic.ac.id

Mata Kuliah    : STRATEGI BELAJAR MENGAJAR

1.      Jelaskan pengertian strategi pembelajaran yang Saudara ketahui! Mengapa strategi pembelajaran itu sangat diperlukan dalam proses belajar mengajar berdasarkan pengalaman yang Saudara miliki!
JAWABAN
-          Strategi pembelajaran merupakan kegiatan pembelajaran yang dipilih oleh pengajar dalam proses pembelajaran yang dapat membantu dan memudahkan peserta didik ke arah tercapainya tujuan pengajaran tertentu.                                                                                                                                              
-          Karena strategi pembelajaran sangat diperlukan oleh seorang guru untuk menyampaikan materi pelajaran kepada siswa, dan strategi pembelajaran itu juga menentukan berhasilnya tujuan pembelajaran secara efektif dan efisiennya atau tidak.

2.      Sebutkan jenis-jenis strategi pembelajaran!
JAWABAN
Jenis-jenis strategi pembelajaran dapat dipilah berdasarkan karakteristik sebagai berikut.
a.       Berdasarkan rasio pendidik dan peserta didik yang terlibat dalam pembelajaran, terdapat lima jenis strategi pembelajaran, yaitu:
1)      Pembelajaran oleh seorang pendidik dengan sekelompok besar (satu kelas) peserta didik.
2)      Pembelajaran oleh seorang pendidik dengan sekelompok kecil (5-7 orang) peserta didik.
3)      Pembelajaran oleh seorang pendidik terhadap seorang peserta didik.
4)      Pembelajaran oleh satu tim pendidik terhadap sekelompok besar (satu kelas) peserta didik.
5)      Pembelajaran oleh satu tim pendidik terhadap sekelompok kecil (5-7 orang) peserta didik.
b.      Berdasarkan pola hubungan pendidik dan peserta didik dalam pembelajaranterdapat tiga jenis strategi pembelajaran, yaitu.
1)      Pembelajaran tatap muka
2)      Pembelajaran melalui media
3)      Pembelajaran tatap muka dan melalui media
c.       Berdasarkan peranan pendidik dan peserta didik dalam pengelolaan pembelajaran, pada umumnya ada dua jenis strategi pembelajaran, yaitu.
1)      Pembelajaran yang berpusat pada pendidik (teacher centre)
Strategi pembelajaran yang berpusat pada pendidik merupakan strategi yang paling tuas, disebut juga strategi pembelajaran tradisional. Pengajar berlaku sebagai sumber informasi yang mempunyai posisi sangat dominan. Pengajar harus berusaha mengalihkan pengetahuan dan menyampaikan informasi sebanyak-banyaknya kepada peserta didik.
Teknik penyajian yang paralel dengan strategi pembelajaran ini adalah teknik ceramah, teknik sumbangsaran, teknik demonstrasi.
2)      Pembelajaran yang berpusat pada peserta didik (student centre)
Strategi pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik, atau disebut student center strategies, bertitik tolak pada sudut pandang yang memberi arti bahwa mengajar merupakan usaha menciptakan sistem lingkungan yang mengoptimalkan kegiatan belajar. Dalam proses pembelajaran peserta didik berusaha secara aktif untuk mengembangkan dirinya di bawah bimbingan pendidik.
Teknik penyajian yang paralel dengan strategi pembelajaran ini adalah teknik inkuiri, teknik diskusi, teknik kerja kelompok, teknik nondirektif dan teknik penyajian kasus.

3.      Sebutkan contoh-contoh dari pendekatan pembelajaran, strategi pembelajaran, metode pembelajaran, teknik pembelajaran!
JAWABAN
-          pendekatan pembelajaran: pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada siswa (student centered approach) dan pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada guru (teacher centered approach)
-          strategi pembelajaran: exposition – discovery learning dan group –individual learning
-          metode pembelajaran: metode ceramah, demonstrasi, diskusi, simulasi, laboratorium, pengalaman lapangan, brainstorming, debat, simposium, dan sebagainya
-          teknik pembelajaran: ilustrasi dan menggunakan kata – kata yang mudah dipahami.

4.      Prinsip-prinsip apa saja yang harus diperhatikan dalam memilih strategi pembelajaran, jelaskan!
JAWABAN
Beberapa kriteria yang dapat digunakan dalam pemilihan strategi pembelajaran, yaitu sebagai berikut :
-          Berorientasi pada tujuan pembelajaran          
Tipe perilaku apa yang diharapkan dapat dicapai oleh peserta didik, misalnya menyusun bagan analisis pemebelajaran. Hal ini berarti metode yang paling dekat dan sesuai yang dikehendaki oleh latihan atau praktek langsung. Baik tidaknya suatu strategi pembelajaran bisa dilihat dari efektif tidaknya strategi tersebut dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan. Dengan demikian, pertimbangan pertama penggunaan strategi pembelajaran adalah berorentasi pada tujuan pembelajaran apa yang harus dicapai.
-          Pilih teknik atau metode pembelajaran sesuai dengan keterampilan yang diharapkan dapat dimiliki saat bekerja nanti (dihubungkan dengan dunia kerja). Misalnya setelah bekerja, peserta didik dituntut untuk pandai memprogram data komputer (programmer). Hal ini berarti metode yang paling mungkin digunakan adalah praktikum dan analisis kasus/pemecahan masalah (problem solving)
-          Gunakan media pembelajaran yang sebanyak mungkin memberikan rangsangan pada indera peserta didik. Artinya, dalam satuan-satuan waktu yang bersamaan peserta didik dapat melakukan aktivitas fisik maupun psikis, misalnya menggunakan OHP. Dalam menjelaskan suatu bagan, lebih baik guru menggunakan OHP dari pada berceramah, karena penggunaan OHP Memungkinkan peserta didik sekaligus dapat melihat dan mendengarkan penjelasan guru.         

5.      Jelaskan perbedaan antara pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran!
JAWABAN
-          pendekatan adalah titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, didalamnya mewadahi, menginspirasi, mengguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu.
-          Strategi pembelajaran merupakan kegiatan pembelajaran yang dipilih oleh pengajar dalam proses pembelajaran yang dapat membantu dan memudahkan peserta didik ke arah tercapainya tujuan pengajaran tertentu. 
-          Metode merupakan jabaran dari pendekatan. Satu pendekatan dapat dijabarkan ke dalam berbagai metode. Metode  adalah prosedur pembelajaran yang difokuskan ke pencapaian tujuan.Teknik dan taktik mengajar merupakan penjabaran dari metode pembelajaran.
-          Teknik adalah cara yang dilakukan seseorang dalam rangka mengimplementasikan suatu metode. Misalnya, cara yang bagaimana yang harus dilakukan agar metode ceramah yang dilakukan berjalan efektif dan efisien? Dengan demikian sebelum seorang melakukan proses ceramah sebaiknya memperhatikan kondisi dan situasi.
Jadi, keempat hal tersebut sangat berkaitan erat, titi perbedaannnya adalah kalau pendekatan adalah titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, didalamnya mewadahi, menginspirasi, mengguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. strategi lebih kepada kegiatan yang dipilih oleh guru untuk menyampaikan materi pelajaran dalam mencapai tujuan. Metode merupakan prosedur pembelajaran yang difokuskan ke pencapaian tujuan.Sedangkan teknik dan taktik mengajar merupakan penjabaran dari metode pembelajaran

6.      Apa yang dimaksud dengan pembelajaran?
JAWABAN
Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi proses perolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik.

7.      Jelaskan kelebihan dan kekurangan dari metode pembelajaran yang Saudara ketahui!
METODE PEMBELAJARAN

KELEBIHAN

KEKURANGAN
1)       CERAMAH
a.       Guru mudah menguasai kelas
b.       Mudah dilaksanakan
c.        Dapat diikuti anak didik dalam jumlah besar
d.       Guru mudah menerangkan bahan pelajaran berjumlah besar
a.       Kegiatan pengajaran menjadi verbalisme (pengertian kata-kata)
b.       Anak didik yang lebih tanggap dari sisi visual akan menjadi rugi dan anak didik yang lebih tanggap auditifnya dapat lebih besar menerimanya
c.        Bila terlalu lama membosankan
d.       Sukar mengontrol sejauhmana pemerolehan belajar anak didik
e.        Menyebabkan anak didik pasif
2)       DISKUSI
a.       Menyadarkan anak didik bahwa masalah dapat dipecahkan dengan berbagai jalan dan bukan satu jalan (satu jawaban saja)
b.       Menyadarkan anak didik bahwa dengan berdiskusi mereka saling mengemukakan pendapat secara konstruktif sehingga dapat diperoleh keputusan yang lebih baik
c.        Membiasakan anak didik untuk mendengarkan pendapat orang lain sekalipun berbeda dengan pendapatnya sendiri dan membiasakan bersikap toleran
a.       Tidak dapat dipakai pada kelompok yang besar
b.       Peserta diskusi mendapat informasi yang terbatas
c.        Dapat dikuasai oleh orang-orang yang suka berbicara
d.       Biasanya orang menghendaki pendekatan yang lebih formal
3)       PENUGASAN
a.       Pengetahuan yang anak didik peroleh dari hasil belajar sendiri akan dapat diingat lebih lama; dan
b.       Anak didik berkesempatan memupuk perkembangan dan keberanian mengambil inisiatif, bertanggung jawab, dan berdiri sendiri
a.       Seringkali anak didik melakukan penipuan di mana anak didik hanya meniru hasil pekerjaan orang lain tanpa mau bersusah payah mengerjakan sendiri
b.       Terkadang tugas itu dikerjakan orang lain tanpa pengawasan; dan
c.        Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan individual
4)       EKSPERIMEN
a.       Metode ini dapat membuat anak didik lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya sendiri daripada hanya menerima kata guru atau buku
b.       Anak didik dapat mengembangkan sikap untuk mengadakan studi eksplorasi (menjelajahi) tentang ilmu dan teknologi, suatu sikap yang dituntut dari seorang ilmuwan
c.        Dengan metode ini akan terbina manusia yang dapat membawa terobosan-terobosan baru dengan penemuan sebagai hasil percobaannya yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia
a.       Tidak cukupnya alat-alat mengakibatkan tidak setiap anak didik berkesempatan mengadakan eksperimen
b.       Jika eksperimen memerlukan jangka waktu yang lama, anak didik harus menanti untuk melanjutkan pelajaran
c.        Metode ini lebih sesuai untuk menyajikan bidang-bidang ilmu dan teknologi
5)       PROYEK
a.       Dapat merombak pola pikir anak didik dari yang sempit menjadi lebih luas dan menyeluruh dalam memandang dan memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan
b.       Melalui metode ini, anak didik dibina dengan membiasakan menerapkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan dengan terpadu, yang diharapkan praktis dan berguna dalam kehidupan sehari-hari
a.       Kurikulum yang berlaku di negara kita saat ini, baik secara vertikal maupun horizontal, belum menunjang pelaksanaan metode ini
b.       Organisasi bahan pelajaran, perencanaan, dan pelaksanaan metode ini sukar dan memerlukan keahlian khusus dari guru, sedangkan para guru belum disiapkan untuk ini
c.        Harus dapat memilih topik unit yang tepat sesuai kebutuhan anak didik, cukup fasilitas, dan memiliki sumber-sumber belajar yang diperlukan
d.       Bahan pelajaran sering menjadi luas sehingga dapat mengaburkan pokok unit yang dibahas
6)       RESITASI (RECITATION METHOD)
a.       Pengetahuan yang anak didik peroleh dari hasil belajar sendiri akan dapat diingat lebih lama
b.       Anak didik berkesempatan memupuk perkembangan dan keberanian mengambil inisiatif, bertanggung jawab dan berdiri sendiri
a.       Terkadang anak didik melakukan penipuan dimana anak didik hanya meniru hasil pekerjaan temennya tanpa mau bersusah payah mengerjakan sendiri
b.       Terkadang tugas dikerjakan oleh orang lain tanpa pengawasan
c.        Sukar memberikan tugas yang memenuhi perbedaan individual
7)       PERCOBAAN
a.       Metode ini dapat membuat anak didik lebih percaya atas kebenaran atau kesimpulan berdasarkan percobaannya sendiri daripada hanya menerima kata guru atau buku
b.       Anak didik dapat mengembangkan sikap untuk mengadakan studi eksplorasi (menjelajahi) tentang ilmu dan teknologi
c.        Dengan metode ini akan terbina manusia yang dapat membawa terobosan-terobosan baru dengan penemuan sebagai hasil percobaan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia
a.       Tidak cukupnya alat-alat mengakibatkan tidak setiap anak didik berkesempatan mengadakan ekperimen
b.       Jika eksperimen memerlukan jangka waktu yang lama, anak didik harus menanti untuk melanjutkan pelajaran
c.        Metode ini lebih sesuai untuk menyajikan bidang-bidang ilmu dan teknologi

8)       DEMONSTRASI
a.       Membantu anak didik memahami dengan jelas jalannya suatu proses atu kerja suatu benda
b.       Memudahkan berbagai jenis penjelasan
c.        Kesalahan-kesalahan yeng terjadi dari hasil ceramah dapat diperbaiki melaui pengamatan dan contoh konkret, drngan menghadirkan obyek sebenarnya
a.       Anak didik terkadang sukar melihat dengan jelas benda yang akan dipertunjukkan
b.       Tidak semua benda dapat didemonstrasikan
c.        Sukar dimengerti bila didemonstrasikan oleh guru yang kurang menguasai apa yang didemonstrasikan
9)       KARYAWISATA
a.       Karyawisata menerapkan prinsip pengajaran modern yang memanfaatkan lingkungan nyata dalam pengajaran
b.       Membuat bahan yang dipelajari di sekolah menjadi lebih relevan dengan kenyataan dan kebutuhan yang ada di masyarakat
c.        Pengajaran dapat lebih merangsang kreativitas anak
a.       Memerlukan persiapan yang melibatkan banyak pihak
b.       Memerlukan perencanaan dengan persiapan yang matang
c.        Dalam karyawisata sering unsur rekreasi menjadi prioritas daripada tujuan utama, sedangkan unsur studinya terabaikan
d.       Memerlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap setiap gerak-gerik anak didik di lapangan
e.        Biayanya cukup mahal
f.         Memerlukan tanggung jawab guru dan sekolah atas kelancaran karyawisata dan keselamatan anak didik, terutama karyawisata jangka panjang dan jauh
10)   LATIHAN KETERAMPILAN
a.       Dapat untuk memperoleh kecakapan motoris, seperti menulis, melafalkan huruf, membuat dan menggunakan alat-alat
b.       Dapat untuk memperoleh kecakapan mental, seperti dalam perkalian, penjumlahan, pengurangan, pembagian, tanda-tanda/simbol, dan sebagainya
c.        Dapat membentuk kebiasaan dan menambah ketepatan dan kecepatan pelaksanaan
a.       Menghambat bakat dan inisiatif anak didik karena anak didik lebih banyak dibawa kepada penyesuaian dan diarahkan kepada jauh dari pengertian
b.       Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan
c.        Kadang-kadang latihan tyang dilaksanakan secara berulang-ulang merupakan hal yang monoton dan mudah membosankan
d.       Dapat menimbulkan verbalisme
11)   EXAMPLES NON EXAMPLES
a.       Siswa lebih kritis dalam menganalisa gambar
b.       Siswa mengetahui aplikasi dari materi berupa contoh gambar
c.        Siswa diberi kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya
a.       Tidak semua materi dapat disajikan dalam bentuk gambar
b.       Memakan waktu yang lama
12)   TANYA JAWAB
a.       Kelas lebih aktif karena anak tidak sekedar mendengarkan saja
b.       Memberikan kesempatan kepada anak untuk bertanya sehingga Guru mengetahui hal-hal yang belum dimengerti oleh siswa
c.        Guru dapat mengetahui sampai sejauh mana penangkapan siswa terhadap segala sesuatu yang diterangkan
a.       Dengan tanya-jawab kadang-kadang pembicaraan menyimpang dari pokok persoalan bila dalam mengajukan pertanyaan, siswa menyinggung hal-hal lain walaupun masih ada hubungannya dengan pokok yang dibicarakan. Dalam hal ini sering tidak terkendalikan sehingga membuat persoalan baru
b.       Membutuhkan waktu lebih banyak
13)   COOPERATIVE SCRIPT
a.       Melatih pendengaran, ketelitian / kecermatan
b.       Setiap siswa mendapat peran
c.        Melatih mengungkapkan kesalahan orang lain dengan lisan
d.       Siswa dapat melatih keberanian diri untuk tampil di depan orang banyak
a.       Hanya digunakan untuk mata pelajaran tertentu
b.       Hanya dilakukan dua orang (tidak melibatkan seluruh kelas sehingga koreksi hanya sebatas pada dua orang tersebut


14)   PICTURE AND PICTURE
a.       Guru lebih mengetahui kemampuan masing-masing siswa
b.       Melatih berpikir logis dan sistematis
a.       Memakan banyak waktu
b.       Banyak siswa yang pasif
15)   NUMBERED HEADS TOGETHER
a.       Setiap siswa menjadi siap semua
b.       Dapat melakukan diskusi dengan sungguh-sungguh
c.        Siswa yang pandai dapat mengajari siswa yang kurang pandai
a.       Kemungkinan nomor yang dipanggil, dipanggil lagi oleh guru
b.       Tidak semua anggota kelompok dipanggil oleh guru
16)   STUDENT TEAMS
a.       Seluruh siswa menjadi lebih siap
b.       Melatih kerjasama dengan baik
Anggota kelompok semua mengalami kesulitan membedakan siswa
17)   EXAMPLES NON EXAMPLES
a.       Siswa lebih kritis dalam menganalisa gambar
b.       Siswa mengetahui aplikasi dari materi berupa contoh gambar
c.        Siswa diberi kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya
a.       Tidak semua materi dapat disajikan dalam bentuk gambar
b.       Memakan waktu yang lama
18)   PEMECAHAN MASALAH (PROBLEM SOLVING)
a.       Melatih siswa untuk mendesain suatu penemuan
b.       Berpikir dan bertindak kreatif
c.        Memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis
d.       Mengidentifikasi dan melakukan penyelidikan
e.        Menafsirkan dan mengevaluasi hasil pengamatan
f.         Merangsang perkembangan kemajuan berfikir siswa untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tepat
g.        Dapat membuat pendidikan sekolah lebih relevan dengan kehidupan, khususnya dunia kerja
a.       Beberapa pokok bahasan sangat sulit untuk menerapkan metode ini. Misal terbatasnya alat-alat laboratorium menyulitkan siswa untuk melihat dan mengamati serta akhirnya dapat menyimpulkan kejadian atau konsep tersebut
b.       Memerlukan alokasi waktu yang lebih panjang dibandingkan dengan metode pembelajaran yang lain
19)   GAMES TEAM TURNAMEN (GTT)
a.       Pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan
b.       Melibatkan aktivitas seluruh Peserta didik  tanpa perbedaan status
c.        Melibatkan peran siswa sebagai tutor sebaya
d.       Mengandung unsur permainan dan reinforcement
e.        Aktivitas belajar belajar lebih rileks
f.         Menumbuhkan tanggung jawab, kerjasama, persaingan sehat dan keterlibatan belajar
a.       Perlu waktu belajar yang cukup banyak untuk menerapkan metode ini
b.       Guru harus mampu mengenadalikan murid ketika permainan
c.        Kemungkinan kelompok yang kalah akan merasa minder
20)   ROLE PLAYING
a.       Siswa bebas mengambil keputusan dan berekspresi secara utuh
b.       Permainan merupakan penemuan yang mudah dan dapat digunakan dalam situasi dan waktu yang berbeda
c.        Guru dapat mengevaluasi pemahaman tiap siswa melalui pengamatan pada waktu melakukan permainan
d.       Permainan merupakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak
a.       Terkadang siswa lebih fokus pada permainan dari pada materi dalam permainan
b.       Waktu yang dibutuhkan cukup lama
21)   SAVI  (SOMATIC, AUDITORY, VISULIAZATIO, INTELECTUAL)
a.       Siswa  lebih berusaha mengoptimalisasikan indera dalam pembelajaran
b.       Hasil yang dicapai akan  relatif lebih maksimal
a.       Tidak semua siswa dapat menggunakan inderanya dalam pembelajaran
b.       Tidak berlaku untuk siswa yang cacat inderanya
22)   TTW  (THINK TALK WRITE)
a.       Siswa menjadi lebih kritis
b.       Semua siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran
c.        Siswa lebih paham terhadap materi yang dipelajari
a.       Siswa akan cukup merasa terbebani dengan tugas yang banyak
b.       Waktu untuk saru materi cukup banyak
23)   SQ3R (SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, REVIEW)
a.       Siswa lebih sering membaca refrensi materi
b.       Siswa lebih kritis
c.        Siswa lebihn memahami materi
a.       Tidak semua materi mudah didapatkan refrensinya
b.       Tidak semua siswa mempunyai mata yang sehat untuk membaca terlalu banyak
24)   DISCOVERY
a.       Peserta didik terbantu mengembangkan atau memperbanyak persediaan dan penguasaan ketrampilan dan proses kognitif siswa, Kekuatan dari proses penemuan datang dari usaha untuk menemukan, jadi seseorang belajar bagaimana belajar itu
b.       Pengetahuan yang diperoleh pengetahuan yang sangat kukuh, dalam arti pendalaman dari pengertian retensi dan transfer
c.        Strategi penemuan membangkitkan gairah pada siswa, misalnya siswa merasakan jerih payah penyelidikannya, menemukan keberhasilan dan kadang-kadang kegagalan
d.       Memberi kesempatan kepada siswa untuk bergerak maju sesuai dengan kemampuannya sendiri
e.        Peserta didik termotivasi untuk belajar sendiri dan terdorong untuk menemukan hal yang baru
f.         Peserta didik bertambahn kepercayaannya pada diri sendiri melalui proses-proses penemuan. Dapat memungkinkan siswa sanggup mengatasi kondisi yang mengecewakan
g.        Strategi ini berpusat pada anak, misalnya memberi kesempatan pada siswa dan guru berpartisipasi sebagai sesame dalam situasi penemuan yang jawaban nya belum diketahui sebelumnya
h.       Membantu perkembangan siswa menuju skeptisssisme yang sehat untuk menemukan kebenaran akhir dan mutlak

25)   DEBAT
a.       Peserta didik menajadi lebih kritis
b.       Suasana kelas menjadi lebih bersemangat
c.        Peserta didik dapat mengungkapakan pendapatnya dalam forum
d.       Peserta didik mnjadi lebih besar hati, ketika pendapatnya tidak sesuai dengan peserta yang lain
a.       Biasanya hanya siswa yang aktif saja yang berbicara
b.       Terkadang timbul perselisihan antar siswa setelah berdebat karena tidak terima pendapatnya disanggah
c.        Biasanya timbul rasa ingin saling menjatuhkan
d.       Memakan waktu yang cukup lama
26)   INQUIRY
a.       Peserta didik lebih paham konsep materi
b.       Mendorong siswa untuk berfikir dan bekerja atas inisiatifnya sendiri, bersifat jujur, obyektif, dan terbuka
c.        Mendorong siswa untuk berpikir intuitif dan merumuskan hipotesanya sendiri
d.       Memberi kepuasan yang bersifat intrinsic
e.        Situasi pembelajaran lebih menggairahkan
f.         Dapat mengembangkan bakat atau kecakapan individu
g.        Memberi kebebasan siswa untuk belajar sendiri
h.       Menghindarkan diri dari cara belajar tradisional
i.         Dapat memberikan waktu kepada siswa secukupnya sehingga mereka dapat mengasimilasi dan mengakomodasi informasi
a.       Mebutuhkan mental yang lebih kuat untuk menjalankan rangkaian metode ini, karena siswa merumuskan problema, merancang eksperimen, melakukan eksperimen, mengumpulkan dan menganalisa data, menarik kesimpulan
b.       Dapat menimbulkan frustasi bagi siswa yang tidak siap mental
27)   BELAJAR BERDASARKAN MASALAH
a.       Siswa dilibatkan pada kegiatan belajar sehingga pengetahuannya benar-benar diserapnya dengan baik
b.       Dilatih untuk dapat bekerjasama dengan siswa lain
c.        Dapat memperoleh dari berbagai sumber
a.       Untuk siswa yang malas tujuan dari metode tersebut tidak dapat tercapai
b.       Membutuhkan banyak waktu dan dana
c.        Tidak semua mata pelajaran dapat diterapkan dengan metode ini
28)   ROLE PLAYING
a.       Siswa bebas mengambil keputusan dan berekspresi secara utuh
b.       Permainan merupakan penemuan yang mudah dan dapat digunakan dalam situasi dan waktu yang berbeda
c.        Guru dapat mengevaluasi pemahaman tiap siswa melalui pengamatan pada waktu melakukan permainan
d.       Permainan merupakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak
a.       Terkadang siswa lebih fokus pada permainan dari pada materi dalam permainan
b.       Waktu yang dibutuhkan cukup lama
29)   SEMINAR
a.       Peserta mendapatkan keterangan teoritis yang luas dan mendalam tentang masalah yang diseminarkan
b.       Peserta mendapatkan petunjuk-petunjuk praktis untuk melaksanakan tugasnya
c.        Peserta dibina untuk bersikap dan berfikir secara ilmiah
d.       Terpupuknya kerja sama antar peserta
e.        Terhubungnya lembaga pendidikan dan masyarakat
a.       Memerlukan waktu yang lama
b.       Peserta menjadi kurang aktif
c.        Membutuhkan penataan ruang tersendiri
30)   SUMBANG SARAN
a.       Susana disiplin dan demokratis dapat tumbuh
b.       Anak-anak aktif untuk menyatakan pendapatnya
c.        Melatih siswa untuk berfikir dengan cepat dan tersusun logis
d.       Merangsang siswa untuk selalu berpendapat yang berhubungan dengan masalah uang diberikan oleh guru
e.        Terjadi persaingan yang sehat
f.         Meningkatkan partisipasi siwa dalam menerima pelajaran
g.        Siswa yang kurang aktif menapat bantuan dari temannya yang pandai atau dari guru
a.       Guru kurang memberi waktu kepada siswa untuk berfikir yang baik
b.       Anak yang kurang selalu ketinggalan
c.        Kadang-kadang pembicaraan hanya dimonopoli oleh anak yang pandai
d.       Guru hanya menampang pendapat-pendapat tidak pernah merumuskan kesimpulan
31)   SIMULASI
a.       Dapat menyenangkan siswa
b.       Menggalak guru untuk mengembangkan kreatifitas siswa
c.        Eksperimen berlangsung tanpa memerlukan lingkungan yang sebenarnya
d.       Mengurangi hal-hal yang verbalistik
e.        Menumbuhkan cara berfikir yang kritis
a.       Efektifitas dalam memajukan belajar siswa belum dapat dilaporkan oleh riset
b.       Terlalu mahal biayanya
c.        Banyak orang meragukan hasilnnya karena sering tidak diikutsertakan elemen-elemen penting
d.       Menghendaki pengelompokan yang fleksibel
e.        Menghendaki banyak imajinasi dari guru dan siswa
32)   MICROTEACHING
a.       Microteaching merupakan pengalaman laboratories
b.       Microteaching dapat membantu dan menunjang pelaksanaan praktek keguruan
c.        Microteaching dapat mengurangi kesulitan pengajaran di kelas
d.       Microteaching memungkinkan ditingkatkannya pengawasan yang ketat dan evaluasi yang mantap, teliti, dan obyektif
e.        Dengan adanya feed back dalam microteaching yang beruupa knowledge of resulte dapat diberikan langsung secara mendalam
f.         Diharapkan mahasiswa mempunyai bekal yang lebih kuat, luas, dan mendalam
a.       Dapat departementalisasi atau ketrampilan mengajar dan bila tidak diteruskan dengan praktek mengajar secara menyeluruh
b.       Pengertian microteaching disalah tafsirkan dapat hanya menitik beratkan pada ketrampilan guru sebagai pengantar saja, bukan guru dalam arti luas
c.        Microteaching yang ideal memerlukan biaya yang banyak, peralatan mahal, dan tenaga ahli dalam bidang teknis maupun dalam bidang pendidikan pengajaran pada umumnya dan metodologi pengajaran pada khususnya
d.       Menuntut perencanaan, pengetahuan, dan pelaksanaan yang cermat, mendetail, logis, dan sistematis